• SMP NEGERI I OMESURI
  • Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan

Mulai Tahun Ajaran 2023, Semua Sekolah di Lembata Harus Memiliki Website

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembat,?lmusn Ola, mengatakan, mulai tahun ajaran baru 2023, seluruh sekolah di Lembata harus memiliki Website yang terkoneksi dengan Dinas sehingga semua ada dalam Satu Data.

“Hasil yang ingin saya dapat dari kegiatan Bimtek ini adalah Website. Teman-teman harus sudah bisa buat website di sekolah masing-masing. Itu harapan saya terakhir sehingga ketika linknya sudah terkoneksi dengan website dari Dinas akan memudahkan tugas pengontrolan dan pengawasan.
Jadi di tahun ajaran baru 2023 semua sekolah sudah memiliki website sendiri dan linknya terkoneksi dengan Website Dinas Pendidikan, sehingga memudahkan pengontrolan dan pengawasan ke sekolah-sekolah,” kata Kadis Anselmus Asan Ola ketika membuka Bimbingan Teknis (Bimtek)
Peningkatan Kompetensi Operator Sekolah dalam Pengelolaan Data Satuan Pendidikan SD-SMP, di SDK Lelawerang, Desa Baopana, Sabtu (26/11/2022).

Karena itu,di awal pembukaan Bimtek operator ini, dia mengapresiasi kerja inovatif dari Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Suhartin Bungalaleng bersama teman-teman dari Badan Pengurus Forum Operator Sekolah (BPFOK), yang berusaha menjadikan tenaga Operator Sekolah (OPS) menjadi satu keluarga.

Menurut dia, maju mundurnya sekolah itu sangat tergantung pada penyajian data oleh operator. “Guru tugasnya di depan kelas untuk mendidik anak-anak. Operator menyiapkan dan menyajikan data secara baik dan benar untuk kepentingan mendukung guru berdiri di depan kelas. Maka keduanya memiliki tugas dan fungsi yang berbeda tetapi untuk mendukung pelayanan terhadap anak-anak murid di sekolah,” tegas Asan Ola, mengingatkan.

Untuk itu, peran operator dalam menyajikan data itu menjadi sangat penting, karena kalau data itu tidak ada maka dapat hancur. Data kalau salah disajikan maka hancur.

“Artinya, ketika kita masukan sampah maka keluarnya sampah. Kalau kita masukan sesuatu yang bernas maka keluarnya juga akan bernas. Disini, peran operator itu sangat strategis pada posisi ini. Sehingga output dari pelatihan ini, kedepan penyajian data itu harus jelas dan berkualitas. Karena untuk mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK), data pembanding itu selalu rujukannya di Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Dan itu peran teman-teman operator untuk menyajikan data secara baik dan benar,” jelas Ansel

Dia juga menjelaskan, Dapodik itu sebagai pembanding untuk membuktikan usulan dari Musrembang (Musyawarah Rencana Pembangunan) itu benar atau tidak. “Jadi Musrembang anda usulkan, o ini. Sampai di kabupaten ditulis disitu sumber anggaran DAK. Selanjutnya, tugas operator di dinas dengan Bappeda, menginput ke dalam Aplikasi Krisna. Sampai di Bappenas, tim Bappenas memakai data Dapodik dari Kementerian Pendidikan untuk melihat benar tidak usulan itu. Maka sangat menentukan peran teman-teman operator,” katanya.

Sebagai informasi, Aplikasi KRISNA adalah Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran dengan mengintegrasikan sistem dari tiga kementerian, yakni Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Kementerian PANRB untuk mendukung proses perencanaan, penganggaran, serta pelaporan informasi kinerja.

Dia memberi contoh usulan di tahun 2023, dimana ada rancangan sekolah yang seharusnya dapat bantuan terpaksa dipindahkan hanya karena operator lalai, tidak secara detail menginput data sampai terbaca jelas di Bappenas.

Sekolah tersebut mengusulkan membangun laboratorium baru. Usulan awal ini ada, tetapi ketika dicek kembali ternyata lokasinya tidak ada. Operator dalam penyajian Dapodik tidak memunculkan bahwa ada lokasi tersedia, maka diperintahkan ke Dinas untuk mengecek kembali, apakah disitu ada lokasi atau tidak, karena ini bangun baru bukan rehab.

“Ketika dicek ternyata sekolah tersebut tidak punya lokasi lagi, akhirnya kita usulkan pindah lokasi. Otomatis sekolah ini rugi. Itu hanya karena teman-teman menginput data tidak lengkap, itu pertama. Yang kedua, asal kirim data yang mengakibatkan kejadian tadi itu,” jelas Ansel Ola.

Berkaca dari pengalaman tersebut, Ansel kembali mengingatkan betapa penting dan krusialnya peran seorang operator.

Hal penting lainnya, sebut dia, terkait dengan usulan formasi. Menurut penjelasannya, formasi kebutuhan sekolah diusulkan melalui pemetaan. Jadi usulannya melalui Bagian Organisasi, lalu kemudian dikirim ke Kementerian PANRB. Di Kementerian PANRB datanya diproses melalui tahapan verifikasi untuk membuktikan benar tidak kebutuhan itu berdasarkan Dapodik dari Kementerian Pendidikan.

“Munculnya formasi itu sangat tergantung dari mets tidak antara pemetaan yang kita usulkan lewat Bagian Organisasi ke Kemenpan ARB. Menpan ARB tidak serta merta langsung menyetujui, tapi mereka cek dulu, benar tidak di sekolah ini ada butuh guru ini. Benar tidak di sekolah ini ada butuh petugas penjaga malam. Itu sangat tergantung pada peran teman-teman operator,” tegasnya.

Karena, menurutnya, sekarang sampai tahun depan alokasi formasi P3K Lembata 315 orang. Formasi P3K itu sangat tergantung input data dari operator. Jadi operator jangan merasa gimana gitu, bahwa guru itu lebih penting di sekolah dibandingkan dengan Kadis. Tentu tidak, karena masing-masing mempunyai tugas dan fungsi yang sama, saling mendukung satu sama lain.

“Jadi saya minta tolong dalam bekerja anda harus profesional. Sebelum menginput data, anda harus melihat dulu, anda harus melakukan validasi data sesuai kondisi riil di lapangan, jangan tipu. Karena kalau tipu seperti tadi tu, usulan sudah didepan mata dicoret hanya karena input data terkait lokasi itu tidak jelas,” ungkapnya.

Jadi peran operator sangat strategis dalam menentukan duduk berdirinya sebuah satuan pendidikan. Tunjukkan kepercayaan diri bahwa kalian juga sangat penting di masing-masing satuan pendidikan.

Menyinggung soal data, baik sekolah negeri maupun swasta, semuanya sama statusnya. Jadi sekali lagi kita bermain aplikasi data harus jujur, masuk sampah keluar sampah, masuk gizi keluar juga gizi.

Kadis Pendidikan, Anselmus Asan Ola juga menitip pesan bahwa setiap saat pasti ada perubahan-perubahan baik dari aspek regulasi maupun teknis. Karena itu, kolaborasi antara operator dengan Dinas menjadi sangat penting untuk mengikuti setiap perkembangan.

“Kebutuhan data ada di tangan teman-teman. Update terus kemampuan anda, ikuti semua perkembangan sehingga jangan tertinggal jauh,” imbuh Ansel Ola.

Ketua Panitia, Emanuel Rafael Roli Liman dalam laporannya mengingatkan, pentingnya sebuah sistem yang terintegrasi dikarenakan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional tentu membutuhkan data yang valid dan akurat untuk diolah. Sebab data merupakan komponen penting dalam sebuah sistem informasi untuk nantinya diolah dengan metode tertentu agar menghasilkan sebuah keputusan atau rekomendasi sebagai dasar dalam membuat kebijakan/perencanaan selanjutnya.

Tujuannya, saran dia, adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, pembentukan sikap dan perilaku yang bertanggung jawab, sehingga menjamin tersedianya data dan data statistik pendidikan tepat waktu dan akurat.

Juga untuk terciptanya tata kelola data yang selaras dengan prinsip SATU DATA INDONESIA sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Memberikan acuan pelaksanaan dan pedoman dalam rangka penyelenggaraan tata kelola data yang baik, dan mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan serta mudah diakses dan digunakan sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

Uniknya, Bimtek ini tidak terpusat pada satu lokasi saja tetapi dibagi dalam 4 zona yakni: Zona 1, Operator sekolah di wilayah Kecamatan Nubatukan dan Atadei. Zona 2, Operator di wilayah Kecamatan Ile Ape, Ile Ape Timur dan Lebatukan. Zona 3, operator sekolah yang ada dalam wilayah Kecamatan Nagawutun dan Wulandoni. Zona 4, Operator sekolah yang terdapat dalam wilayah Kecamatan Omesuri dan Buyasuri.

Peserta kegiatan ini diikuti 154 tenaga operator dari tingkat SD-SMP se-kabupaten Lembata. Dari SD 102 peserta dan 52 lainnya dari SMP.
Nara sumbernya dari tenaga ahli IT dari Kabupaten, Wilhelmus Kaona,
seorang staf data pada Dinas Kominfo Kabupaten Lembata, dengan materinya; Pengenalan Website sekolah dan bagaimana merancang Website sekolah; Hilarius Hila Kornelis Boro, staf data Bidang GTK pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, dengan materi, Dapodik terdiri dari Akun GTK, Verifikasi dan validasi PD/GTK, sarana dan prasarana, Belajar Id.

Heribertus Bali, staf data Bidang SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, dengan materi, Program Indonesia Pintar. Yohanes Hendrikus Karawurin, staf data Bidang GTK pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, dengan materi, Aplikasi Tunjangan. Emanuel Rafael Roli Liman, Agustinus Sada Nalu, OPS pada SD-SMP Katholik Sta. Theresia Lamahora dan SDI 2 Waikomo, dengan materi, Latihan, Diskusi dan Tanya Jawab.

Kegiatan ini direncanakan 4 hari, terhitung dari 26-30 November 2022, dengan total anggaran Rp. 56.000.000,- (Lima puluh enam juta rupiah), bersumber dari Program Kegiatan Pemetaan Guru dan Tenaga Kependikan, Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata Tahun Anggaran 2022.

Sumber: https://www.mediantt.com/2022/11/27/mulai-tahun-ajaran-2023-semua-sekolah-di-lembata-harus-memiliki-website/

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Dinas Pendidikan Lembata Kukuhkan Forum Operator Sekolah di Era Digital

Untuk menjaga kualitas pendidikan di Kabupaten Lembata, peran penting operator sekolah menjadi sorotan utama. Melalui inisiatif yang inovatif, Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata di baw

23/08/2023 10:19 - Oleh Administrator - Dilihat 399 kali
Hari Pendidikan Nasional 2023, Nadiem: Merdeka Belajar Sejarah Baru

Hari ini 2 Mei 2023 adalah Hari Pendidikan Nasional yang merupakan hari bersejarah bagi dunia pendidikan di Indonesia. Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional 2023, Menteri Pendidikan

23/08/2023 10:13 - Oleh Administrator - Dilihat 267 kali
Kemendikbudristek Sempurnakan Platform ARKAS 4, Kini Lebih Praktis, Aman, dan Nyaman

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbduristek) terus melakukan pembaruan terkait platform yang berkaitan pendidikan. Ya, Kemendikburistek memperbarui platf

23/08/2023 09:50 - Oleh Administrator - Dilihat 281 kali